Thursday, June 13, 2013

Holycow! Holy Crap!



Pernah dengar Holycow! Steakhouse by Chef Afit? Saat ke Jakarta beberapa waktu lalu, teman saya Atuna merekomendasikan steak yang katanya sangat fenomenal. I wonder what's make this steakhouse extraordinary? Saya lebih bertanya-tanya pada fenomenanya ketimbang rasanya. Kata Atuna marketing di social media mereka sangat gencar. Ah the power of social media again! Soal rasa jangan ditanya: Heavenly! Saat itu saya order well-done untuk wagyu kami, dan sampai potongan terakhirpun masih terasa juicy.

Beberapa hari kemudian tanpa sengaja saya menonton feature kuliner Loobie Lobster yang tak kalah menggebraknya dengan Holycow! dan ternyata datang dari owner yang sama, Chef Afit dan sang istri Lucy Wiryono. Awalnya saya mengira kesuksesan Holycow! semata-mata karena tekhnik pemasaran dan promosi yang ciamik. Namun setelah web browsing, baca beberapa artikel, saya menarik satu kesimpulan bahwa yang membuat Holycow! "pecah" di pasaran adalah ide kreatifnya: "Wagyu for everyone!". Wagyu dan loobster yang identik tersaji di restoran fine dining dikonsep ulang agar bisa dinikmati oleh semua kalangan dengan harga yang lebih realistis. Holycow! yang dimulai dari warung kaki lima, sekarang tampilannya tak kalah dengan restoran cepat saji "si kakek tua". Meski telah berkembang sedemikian rupa, mereka tetap mempertahankan konsep awal, wagyu dengan harga affordable dengan tidak menyulap desain tempat serupa restoran bintang lima. Creativity start from small action, 'aight? Think big, start small. Ternyata big idea yang dieksekusi dari langkah kecil bisa menuai kesuksesan yang luar biasa. Holy crap! 



LOCATION
CAMPSenopati: Jl. Bakti No.15 Senopati, Jakarta
CAMPGading: Jl. Blvd Kelapa Gading WB2 No. 16, Jakarta
CAMPBonjer: Jl. Arteri Kelapa Dua No.18, Jakarta



PICTURE: BY AUTHOR
Post a Comment