Sunday, March 9, 2008

KETIKA

Ketika sepi, aku bertanya pada langit,
“mengapa bintang berkelit?”
Ketika bahagia aku bertanya pada warna,
“mengapa angkasa merona?”
Ketika sedih aku bertanya pada laut,
“mengapa ombak bergelut?”
Ketika bersyukur aku bertanya pada kidung,
“mengapa Dia begitu agung?”
Ketika rindu aku bertanya pada angin,
“mengapa tercipta dingin?”
Ketika jatuh aku bertanya pada bumi,
“mengapa ada gravitasi?”
Ketika cinta aku bertanya pada semesta,
“mengapa rasa itu nyata?”
Ketika luka aku bertanya pada hujan,
“mengapa muncul tetesan?”

Ketika ditinggalkan…
Aku bertanya pada langit,
Langit bilang ini bukan tentang bintang
Aku bertanya pada warna,
Warna bilang ini bukan tentang rona
Aku bertanya pada laut,
Laut bilang ini bukan tentang ombak
Aku bertanya pada kidung,
Kidung bilang ini bukan tentang Alfa dan Omega
Aku bertanya pada angin,
Angin bilang ini bukan tentang dingin
Aku bertanya pada bumi,
Bumi bilang ini bukan tentang gravitasi
Aku bertanya pada semesta,
Semesta bilang ini bukan tentang rasa
Aku bertanya pada hujan,
Hujan bilang ini bukan tentang tetesan
Aku bertanya pada hati,
Hati bilang ia tak mengerti…




-kala sendiri menggerogoti-
Post a Comment