Tuesday, April 9, 2013

Movie Review: G.I. Joe Retaliation


Director: Jon M. Chu
Genre: Action, Adventure, Fiction, Sci-Fi
Cast: Dawney Johnson, Bruce Willis, Channing Tatum, D.J. Cotrona, Adrianne Palicki, Byung-hun Lee, Ray Park, Jonathan Pryce
Distributed by: Paramount Pictures

SPOILER: ALERT!!!

G.I. Joe: Retaliation merupakan sekuel dari G.I. Joe The Rise of Cobra yang diputar pada 2009 lalu. Dalam sekuelnya dikisahkan G.I. Joe tidak hanya bertarung melawan mortal enemy mereka Cobra, melainkan juga melawan pemerintah USA. Zartan, salah satu anggota Cobra berhasil memanipulasi pemerintahan dan menjebak G.I. Joe sebagai penjahat yang merencanakan pencurian nuklir di Paskitan. Perintah resmi untuk memusnahkan seluruh anggota G.I. Joe pun diturunkan. Hingga akhrinya hanya tersisa tiga personil yang harus berjuang untuk merebut kembali pemerintahan sekaligus mengembalikan nama baik G.I Joe.




Frankly I'd interested to watch this movie because of the cast. Film ini menyuguhkan aktor-aktor A-list seperti Bruce Willis, Dawney Johnson/The Rock, dan Channing Tatum. Girls supposed to love Channing Tatum. Who doesn't? Namun baru beberapa menit film berjalan, peran kapten G.I Joe, Duke (Channing Tatum) dihilangkan. JEDERRRRR!!! Yes girls, our Channing Tatum was die in a blink! Saya melongo, bukan hanya karena Duke mati, namun karena Duke "begitu saja" mati. Nggak ada dramatisasinya dan minus emosi. Padahal ini merupakan sequence dimana drama bisa disisipkan. Adegan sentimentil Roadblock (Dawney Johnson) yang merupakan best friend Duke juga kurang dimunculkan saat si kapten ini tewas. Terlepas dari itu, hal ini merupakan tindakan yang cukup berani dengan menghilangkan Channing Tatum di awal film dan menggeser spot light ke Mas The Rock dan Om Bruce Willis.
Captain Duke
Sebagai pecinta drama garis keras saya tetap harus berpendapat bahwa Jon M. Chu sebagai sutradara benar-benar minimalis dalam menggarap emosi antar pemain. Ketika seluruh anggota G.I Joe dibantai di padang gurun dan hanya tersisa Redblock, Lady Jaye (Adrianne Palicki) dan Flint (D.J. Cotrona), Snake Eyes (Ray Park) sebagai satu-satunya G.I Joe yang selamat karena tidak ikut serta dalam misi juga tidak memberikan peranan berarti untuk menolong tiga kawannya. Adegan bertemunya Snake Eyes dan ketiga G.I Joe juga cuer banget. Mungkin scooring di film ini memang difokuskan untuk adegan action bukan dramanya. Or is it just me?

Dari segi content cerita tidak ada sesuatu yang baru, satuan agen rahasasia yang difitnah sebagai musuh negara kemudian berusaha mencari kebenaran demi memulihkan nama baik. So typical. Alur flashback Snake Eyes dan si sipit lucuk Storm Shadow (Byung-hun Lee) juga sangat membingungkan jika penonton tidak mengikuti film pertama. Belum lagi beberapa adegan nanggung, seperti romantisme Lady Jaye dan Flint yang cuma lepas-lepas baju tapi nggak sampai ke kasur. Oke, yang ini memang subjektif. *naikin tali beha*

Untung kehadiran Bruce Willis sebagai Jendral Joseph Colton, veteran kapten G.I Joe dan Dawney Johnson sedikit menyelamatkan. That's why we called them a legend, no? Sedangkan Lady Jaye sebagai satu-satunya agen wanita berperan tak ubahnya Bond's girl dalam film-film James Bond. Though her acting was a bit dull, the way she dressed was totally hot! Mayan buat tombo gelo.
Lady Jaye in Red
But still, G.I Joe has a gorgeous cinematography. It's everything an action movie should be. On top of that, those BANG-BANG-scenes, kung fu fighting, explosions, gave me a pay back, all the reasons we buy a ticket to see. 2.5 from 5 for G.I Joe: Retaliation!

You can visit their official website here

PICTURE SOURCE: www.comicbook.com, www.collider.com, www.craveonline.com



Post a Comment